Archive for December, 2009

Opera Mini Download

Opera Mini bekerja pada hampir semua ponsel. Untuk mendapatkan browser ini,  anda cukup mengunjungi alamat m.opera.com / menggunakan dari ponsel anda. Opera akan mendeteksi versi browser yang cocok bagi anda.

Opera Mini

Opera Mini adalah web browser yang dirancang untuk berjalan di ponsel,  smartphone dan personal digital assistant. Opera mini menggunakan platform Java ME dan hanya berjalan pada perangkat yang support Java ME.

Opera Mini diturunkan dari web browser Opera, yang telah tersedia untuk umum sejak tahun 1996. Opera Mini mulai dikembangkan tahun 2005. Setelah rilis terbatas di Eropa, secara resmi diluncurkan di seluruh dunia pada 24 Januari 2006.

Opera Mini menggunakan Opera Software Server (server milik Opera)  sebagai proxy dalam memproses halaman web.  Halaman web yang diminta dari Opera mini diproses dan dikompres oleh server tersebut mereka sebelum dikirimkan kembali ke ponsel. Proses kompresi ini membuat waktu transfer dua sampai tiga kali lebih cepat, dan selain itu dalam proses ini halaman web dikonfigurasi agar pas tampil di ponsel.

Opera Mini

Ketika seseorang membuka halaman web menggunakan Opera Mini, permintaan dikirim melalui General Packet Radio Service (GPRS) ke salah satu perusahaan server proxy milik Opera, dan server tersebut mengambil halaman web tersebut, memprosesnya, mengkompressnya, dan mengirimnya kembali ke pengguna ponsel.

Mau download opera mini?

Klik di sini aja!

Referensi:

http://en.wikipedia.org/wiki/Opera_Mini

http://www.opera.com/mini/features/

Google Chrome OS

Google Chrome OS adalah sistem operasi yang dibuat oleh Google.  Sebenarnya Chrome OS bukan sistem operasi yang benar-benar baru. Google Chrome OS adalah bentuk lain dari Linux, bisa dikatakan sebagai salah satu distribusi Linux.

Arsitekturnya secara sederhana bisa digambarkan sebagai berikut:

Google Chrome OS

Ya sebenarnya, Google Chrome OS, adalah Google Chrome web browser yang berjalan di atas Linux.

Sekarang kita lihat arsitekturnya secara lebih mendalam dari situs resminya:

Chrome arsitektur

Tidak begitu berbeda dengan arsitektur linux pada umumnya kan? Terus apa yang membuatnya berbeda dari distribusi lainnya?

Bedanya salah satunya di customized firmware,  Chrome OS akan mendeteksi hardware yang penting-penting saja, hardware yg sudah kuno seperti floppy disk tidak akan dideteksi. Jadi bootingnya cepat dan tidak meload macam-macam driver.

Selain itu Library seperti X/Graphics/System Library yang diload juga yang penting-penting saja yang mendukung kinerja sistem, sehingga proses booting relatif lebih cepat.

Google Chrome OS juga menggunakan window manager yang ringan, beda dengan distribusi lain yang pada umumnya menggunakan KDE atau GNOME. Yang penting window manager bisa menjalankan Google Chrome Browser (Chromium) dengan baik dan cepat.

Jadi intinya, Google Chrome OS adalah Linux yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bisa booting dengan cepat dan menjalankan Google Chrome Browser seketika. Waktu komputer dinyalakan, tanpa perlu loading lama-lama browser langsung muncul, dan selanjutnya langsung bisa surfing di internet.

Referensi:

http://www.chromium.org/chromium-os/chromiumos-design-docs/software-architecture